Zikir dan Wirid


Zikir dan wirid atau wiridan adalah kebiasaan rutinitas harian yang tentu saja selalu dilakukan juga di bulan Ramadhan. Sebagian dari kita melakukannya di Masjid, sebagian lagi di rumah.

Buat yang biasa melakukannya di Masjid, Ramadhan kali ini kebiasaan itu tetap bisa kita laksanakan di rumah. In sya Allah tidak akan mengurangi pahalanya, bahkan bisa lebih.

Kalau di Masjid kan enak, rame-rame ada yang mimpin, kita tinggal ikut (tanpa harus ngitung bilangannya segala). Baik, penulis akan jawab dengan lebih luas.

Fiqh Zikir

Zikir itu sangat fleksibel, baik lafaznya, jumlahnya, tempatnya dan caranya. Penulis kebetulan sudah menulis 3 buku seputar zikir. Diantaranya : 40 Hadis Keutamaan Zikir dan Berzikir, Membukan Pintu Rizki melalui Wirid Pagi dan Petang dan ketiganya: Mencerdaskan Otak Melalui Wirid Pagi dan Petang. Buku-buku ini tersedia di web dan playstore secara gratis.

Baik, kita bahas satu persatu.

  1. Lafaz zikir.
    Lafaz zikir tidak mengikat. Artinya dari sekian lafaz-lafaz yang biasa kita baca atau pernah kita dengar dan itu sahih secara syari’at, maka tidak ada satupun yang mengikat secara ketat.
    Kebiasaan Rasulullah saw melakukannya di pagi hari, boleh kok kita laksanakannya agak siang. Lafaznya boleh kok sedikit berbeda TANPA MERUBAH MAKNA.
    Contoh :
    wirid :لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
  2. Boleh dipotong atau disingkat menjadiلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُلَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

    اللهُ

    Kenapa boleh ? karena tidak mengubah makna.
    Contoh lain:
    أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ ، الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    Lafaz istighfar ini boleh disingkat menjadi:

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ ، الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ ، الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ ،  وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

    أَسْتَغْفِرُ اللهَ

  3. Jumlah
    Ada zikir dengan jumlah tertentu yang sedikit mengikat, ada juga jumlah yang tidak mengikat.
    Contoh:
    Rasulullah saw mengajarkan kita untuk membaca tasbih, tahmid dan takbir usai shalat 33 x. Nah bilangan ini tidak mengikat, yang terbaik kita baca 33 x, tapi boleh 100 x dan boleh juga cuma 3 x .
  4. Tempat
    Rasulullah saw  tidak pernah lepas zikir kecuali ketika beliau ada di wc. Artinya, selain di Masjid, zikir boleh di rumah, boleh di kantor, boleh juga di pabrik atau pasar, boleh juga di kendaraan.
  5. Cara atau gaya
    Zikir boleh dilakukan sambil duduk bersila, boleh juga selonjoran, boleh juga duduk senderan. Boleh sambil memegang tasbih, boleh juga pake jari tangan,  boleh juga tanpa dihitung. Boleh juga sambil mengemudi.
    Buat  emak-emak .. boleh sambil masak.

Mana dalilnya ?

إِنَّ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ وَٱخْتِلَٰفِ ٱلَّيْلِ وَٱلنَّهَارِ لَءَايَٰتٍ لِّأُو۟لِى ٱلْأَلْبَٰبِ ﴿١٩٠

ٱلَّذِينَ يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ قِيَٰمًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِى خَلْقِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَٰذَا بَٰطِلًا سُبْحَٰنَكَ فَقِنَا عَذَابَ ٱلنَّارِ ﴿١٩١

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal,

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah Engkau menciptakan semua ini sia-sia; Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.

(Qs. al-Imran 3:19)

Ustazh, zikir mana yang baik untuk dibaca di zaman PSBB seperti ini?

Penulis sudah menjelaskan di atas kelenturan zikir, karena itu silahkan pilih lafaz tertentu atau wiridan tertentu yang sudah dikenal atau sudah kita biasa lakukan. Kalau mau alternatif, maka penulis sajikan di sini wirid atau zikir pagi dan petang yang penulis kutip dari buku penulis sendiri MEMBUKA PINTU REZEKI MELALUI WIRID PAGI DAN PETANG. Nah, jika ingin mengetahui dalil atau keutamaan dari wirid-wirid tersebut, maka silahkan baca buku penulis juga 40 HADIS KEUTAMAAN DZIKIR DAN BERDZIKIR.

 

Bacaan Zikir Pagi dan Petang :